Cara Memeriksa Keamanan Sandi dengan Pengelola Sandi Google
Panduan memakai Pemeriksaan Sandi di Pengelola Sandi Google lewat Chrome di komputer, Android, iPhone, atau browser lain untuk menemukan sandi bocor dan lemah.
Banyak orang menyimpan puluhan sandi di Pengelola Sandi Google tanpa pernah mengecek apakah sandi-sandi itu masih aman. Google menyediakan fitur Pemeriksaan Sandi (Password Checkup) untuk keperluan tersebut. Menurut halaman bantuan Akun Google, fitur ini memeriksa apakah sandi yang tersimpan di akun Anda terekspos (bocor), lemah, atau dipakai di lebih dari satu akun.
Setelah tahu sandi mana yang bermasalah, Anda bisa langsung menggantinya agar akun-akun Anda tetap aman.
Yang perlu disiapkan
- Akun Google yang menyimpan sandi di Pengelola Sandi Google.
- Browser Chrome di komputer, ponsel Android, iPhone, atau iPad. Jika tidak memakai Chrome, browser lain juga bisa dipakai lewat situs passwords.google.com.
- Kesiapan untuk login ulang, karena Google mungkin meminta Anda masuk ke akun sebelum pemeriksaan dimulai.
Langkah-langkah
Halaman resmi Google membedakan langkahnya menurut perangkat.
Di komputer (Chrome)
- Buka Chrome di komputer.
- Di kanan atas, pilih Lainnya, lalu Sandi dan isi otomatis, kemudian Pengelola Sandi Google.
- Di panel sebelah kiri, pilih Pemeriksaan.
Di komputer dengan browser lain
- Buka browser yang biasa Anda pakai.
- Kunjungi passwords.google.com.
- Pilih Buka Pemeriksaan Sandi, lalu Periksa sandi.
- Login ke Akun Google bila diminta.
Di ponsel atau tablet Android
- Buka aplikasi Chrome.
- Di kanan atas, ketuk Lainnya, lalu Setelan, kemudian Pengelola Sandi Google.
- Ketuk Pemeriksaan.
Di iPhone atau iPad
- Buka aplikasi Chrome.
- Buka Pemeriksaan Sandi.
- Pilih Periksa sandi.
Memahami hasil pemeriksaan
Setelah pemeriksaan selesai, Google menampilkan tiga jenis temuan:
- Sandi yang disusupi. Kombinasi nama pengguna dan sandi ini sudah tersebar secara online sehingga tidak aman lagi. Google menyarankan menggantinya secepat mungkin.
- Sandi yang digunakan ulang. Memakai satu sandi untuk banyak akun memperbesar risiko peretasan. Google sangat menyarankan sandi yang berbeda untuk setiap akun.
- Sandi yang lemah. Sandi berupa frasa yang mudah ditebak, pola keyboard sederhana, atau satu kata saja gampang dibobol. Gantilah dengan sandi yang kuat.
Jika ingin mengabaikan peringatan untuk sandi tertentu, klik Lainnya di samping sandi tersebut lalu pilih Abaikan peringatan. Peringatan yang diabaikan masih bisa dilihat di bagian “Peringatan yang diabaikan” dan dikembalikan lewat Lainnya lalu Pulihkan peringatan.
Tips dari Google
- Biarkan Chrome membuat dan menyimpan sandi yang kuat untuk akun-akun Anda, sehingga Anda tidak perlu mengarang sandi sendiri.
- Jika Anda login ke Chrome dan sinkronisasi aktif, perubahan sandi di Akun Google otomatis diperbarui di situs lain.
- Google dapat mengirim notifikasi bila menemukan sandi tersimpan Anda terekspos di internet. Jika menerima notifikasi seperti itu, buka Pemeriksaan Sandi secara langsung untuk memastikan peringatannya asli, lalu ganti sandi yang tidak aman. Google juga menyarankan menjalankan Pemeriksaan Keamanan untuk Akun Google Anda.
- Notifikasi sandi bisa dinyalakan atau dimatikan: buka passwords.google.com, pilih Setelan di kanan atas, lalu atur Notifikasi sandi. Google tetap memeriksa sandi meski notifikasi dimatikan, dan notifikasi mungkin masih muncul hingga 48 jam setelah setelan dinonaktifkan.
- Google bisa meminta Anda mengganti sandi Akun Google bila sandi itu dianggap tidak aman, walaupun Anda tidak menjalankan Pemeriksaan Sandi.
Catatan
Tampilan dan langkah dapat berbeda tergantung versi aplikasi, perangkat, dan wilayah. Panduan ini disusun berdasarkan halaman bantuan resmi Google per 3 Oktober 2026.
Sumber
- Topik:
- Keamanan Akun