Isabel Schnabel Mundur dari Dewan Eksekutif ECB, Pindah ke IMF
Anggota Dewan Eksekutif Bank Sentral Eropa Isabel Schnabel akan mundur pada 3 Januari 2027 untuk menjabat posisi senior di Dana Moneter Internasional.
Bank Sentral Eropa (ECB) mengumumkan pada 24 September 2026 bahwa Isabel Schnabel, anggota Dewan Eksekutif sekaligus anggota Dewan Gubernur ECB, akan mengundurkan diri. Schnabel meninggalkan ECB untuk mengisi posisi senior di Dana Moneter Internasional (IMF).
Jabatan baru di IMF
Di IMF, Schnabel akan menjabat Financial Counsellor sekaligus Direktur Departemen Moneter dan Pasar Modal (Monetary and Capital Markets Department). Departemen ini menangani isu kebijakan moneter, sektor keuangan, dan pasar modal di lembaga yang beranggotakan hampir semua negara di dunia, termasuk Indonesia.
Menurut ECB, pengunduran diri Schnabel berlaku pada 3 Januari 2027, dan ia mulai bertugas di IMF keesokan harinya, 4 Januari 2027. Saat pengumuman, Schnabel sudah tujuh tahun menjadi anggota Dewan Eksekutif ECB.
Proses pengganti
Pengganti Schnabel akan ditunjuk oleh Dewan Eropa (European Council) sesuai prosedur dalam Traktat tentang Fungsi Uni Eropa. Jika diperlukan, tanggung jawab Schnabel di Dewan Eksekutif untuk sementara akan dibagikan kepada anggota dewan lainnya.
ECB juga menyampaikan bahwa Komite Etik telah menilai perpindahan ini dan menyimpulkan masa jeda (cooling-off period) tidak diperlukan. Selama sisa masa jabatannya di ECB, Schnabel tidak akan terlibat dalam urusan yang berkaitan dengan IMF.
Penilaian Lagarde
Presiden ECB Christine Lagarde menyatakan bahwa Schnabel berperan penting dalam tekad ECB menstabilkan inflasi di target 2%. Lagarde juga menyebut kontribusi Schnabel dalam memodernisasi operasional ECB.
Mengapa penting
Dewan Eksekutif ECB beranggotakan enam orang yang menjalankan operasi harian bank sentral kawasan euro dan ikut memutuskan suku bunga di Dewan Gubernur. Pergantian anggotanya menjadi perhatian pelaku pasar global karena kebijakan ECB memengaruhi nilai tukar euro dan arus modal internasional, termasuk ke negara berkembang. Nama calon pengganti Schnabel belum diumumkan.