Langsung ke konten
Rasio

Python 3.15 RC3 Dirilis, Versi Final Mundur ke 9 Oktober

Tim Python merilis kandidat ketiga Python 3.15.0 untuk memperbaiki masalah lazy import. Versi final dijadwalkan 9 Oktober 2026.

Oleh Redaksi Rasio
2 menit baca
Kartu Python Insider berlatar gelap bertuliskan Python 3.15.0 candidate 3 is here
Sumber gambar: Python Insider

Tim rilis Python menerbitkan Python 3.15.0rc3, kandidat rilis ketiga untuk Python 3.15, pada 2 Oktober 2026. Pengumuman disampaikan Hugo van Kemenade di blog Python Insider.

Kenapa ada kandidat ketiga

Rilis ini tidak direncanakan sebelumnya. Menurut tim Python, ada beberapa masalah terkait lazy import yang menghambat rilis dan perlu masuk ke versi final. Agar perbaikan itu sempat diuji, rilis final yang semula dijadwalkan pekan ini diundur. Python 3.15.0 final kini dijadwalkan pada 9 Oktober 2026.

Kandidat ketiga ini berisi sekitar 156 perbaikan bug, perbaikan proses build, dan perubahan dokumentasi dari 82 kontributor sejak rc2. Tidak akan ada lagi perubahan ABI di seri 3.15. Tim Python mengingatkan bahwa versi ini masih pratinjau dan tidak disarankan untuk lingkungan produksi.

Pengelola proyek Python pihak ketiga diminta menyiapkan proyeknya untuk 3.15 dan menerbitkan wheel Python 3.15 di PyPI. Wheel biner yang dibangun dengan kandidat rilis ini akan tetap berfungsi di versi 3.15 berikutnya.

Fitur utama Python 3.15

Beberapa perubahan besar Python 3.15 dibanding 3.14 (daftar lengkapnya ada di What’s New in Python 3.15):

  • lazy import eksplisit untuk mempercepat waktu mulai (PEP 810);
  • tipe bawaan baru frozendict (PEP 814) dan sentinel (PEP 661);
  • unpacking di dalam comprehension (PEP 798);
  • UTF-8 menjadi encoding bawaan (PEP 686);
  • profiler sampling statistik baru bernama Tachyon (PEP 799);
  • frame pointer aktif secara bawaan (PEP 831).

Kompiler JIT eksperimental juga ditingkatkan. Tim Python mencatat peningkatan kinerja rata-rata 7 sampai 8 persen di Linux x86-64 dibanding interpreter standar, serta 11 sampai 12 persen di macOS AArch64 dibanding interpreter tail-calling.

Catatan untuk pengguna macOS 27

Tim Python memperingatkan bahwa IDLE dan aplikasi lain berbasis tkinter dapat macet di macOS 27.0 saat membuka dialog lewat menu. Masalah ini disebabkan perubahan perilaku sistem operasi dan diyakini memengaruhi semua versi Tk dan Python yang ada saat ini. Pengguna yang bergantung pada aplikasi berbasis Tk disarankan menunda pemasangan macOS 27.0 sampai ada solusi. Perkembangannya dapat dipantau di isu #158053.

Sumber

Bagikan