Meta Tunjuk Dhruv Vohra Pimpin Bisnis di Asia Tenggara, Termasuk Indonesia
Meta mengangkat Dhruv Vohra sebagai Managing Director Global Business Group Asia Tenggara yang membawahi enam negara, termasuk Indonesia.
Meta mengumumkan pergantian pucuk pimpinan bisnisnya di Asia Tenggara. Lewat pernyataan resmi yang terbit pada 30 September 2026, perusahaan induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp itu menunjuk Dhruv Vohra sebagai Managing Director, Global Business Group, Southeast Asia.
Wilayah dan tanggung jawab
Dalam posisi barunya, Vohra membawahi enam pasar: Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Ia melapor kepada Benjamin Joe, Vice President Meta untuk kawasan Asia Pasifik.
Menurut Meta, tugas utama Vohra adalah memimpin strategi komersial perusahaan di kawasan ini. Pekerjaan itu mencakup kerja sama dengan pengiklan dan agensi regional, memperdalam kemitraan Meta di Asia Tenggara, serta membantu pelaku usaha memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk tumbuh lewat aplikasi-aplikasi Meta.
Bukan wajah baru di Meta
Vohra sudah sekitar tujuh tahun bekerja di Meta sejak bergabung pada 2019. Sebelum jabatan ini, ia pernah menjadi direktur yang menangani segmen e-commerce dan perusahaan digital. Ia juga pernah memimpin pertumbuhan bisnis kecil dan menengah di Asia Tenggara, lalu memegang kelompok usaha kecil dan menengah untuk seluruh Asia Pasifik.
Di luar tugas korporat, Vohra menulis buletin LinkedIn berjudul Small to Scale: Inside APAC’s Innovative SMBs, yang membahas usaha kecil dan menengah di Asia Pasifik. Ia juga berkontribusi pada seri tulisan SYNC Southeast Asia.
Fokus pada AI dan pesan bisnis
Benjamin Joe menyebut Asia Tenggara sebagai salah satu kawasan bisnis Meta yang tumbuh paling cepat. Menurutnya, pekerjaan ke depan adalah membantu pelaku usaha memanfaatkan AI dan layanan pesan untuk memenuhi harapan pelanggan.
Bagi pelaku usaha di Indonesia, penunjukan ini menandakan bahwa Meta terus menempatkan Asia Tenggara sebagai pasar penting, dengan iklan, layanan pesan bisnis, dan alat berbasis AI sebagai fokusnya. Meta belum merinci program atau produk baru yang akan dijalankan di bawah kepemimpinan Vohra.