Langsung ke konten
Rasio

Microsoft Perkenalkan Copilot Baru dengan Fitur Home, Code, dan Autopilot

Microsoft menambahkan tiga kemampuan baru ke Copilot untuk pekerjaan kantor: Home, Code untuk membuat aplikasi dengan bahasa sehari-hari, dan agen Autopilot.

Oleh Redaksi Rasio
2 menit baca
Ilustrasi Microsoft Copilot bertuliskan The AI built for work, menampilkan tab Home, Code, dan Autopilot serta ikon Outlook, Teams, PowerPoint, dan Excel
Sumber gambar: Microsoft

Microsoft mengumumkan versi baru Copilot, asisten kecerdasan buatan (AI) untuk pekerjaan kantor, pada 25 September 2026. Pengumuman yang ditulis Jared Spataro, Chief Marketing Officer bidang AI at Work di Microsoft, memperkenalkan tiga kemampuan utama: Home, Code, dan Autopilot.

Home: satu titik awal untuk bekerja

Home menggabungkan fitur Chat dan Cowork dalam satu halaman awal, sekaligus menghadirkan Word, Excel, dan PowerPoint di dalam Copilot. Dari sini, pengguna bisa meninjau aktivitas, menerima saran, dan melanjutkan pekerjaan yang tertunda. Menurut Microsoft, peluncurannya dimulai lewat program Frontier dalam beberapa minggu ke depan.

Code: membuat aplikasi dengan bahasa sehari-hari

Code memungkinkan siapa saja membuat solusi khusus cukup dengan perintah berbahasa alami, misalnya widget desktop, dasbor, atau aplikasi internal yang berjalan di cloud. Microsoft menyebut fitur ini memakai teknologi yang sama dengan GitHub Copilot dan berjalan di lingkungan terisolasi (sandbox) di dalam tenant perusahaan. Code dijadwalkan masuk program Frontier pada akhir bulan, lalu tersedia lebih luas dalam beberapa minggu. Pratinjau untuk pelanggan Microsoft 365 Premium dan Pro direncanakan menyusul pada akhir 2026.

Autopilot: agen yang bekerja mandiri

Autopilot, yang sebelumnya bernama Scout, adalah agen yang bekerja terus-menerus dengan nama, peran, dan tujuan yang ditetapkan pengguna. Agen ini menangani pekerjaan berulang di Teams, Outlook, obrolan, dan dokumen. Salah satu contoh yang diberikan Microsoft adalah mengelola proses peninjauan pemasok dari awal hingga akhir. Autopilot akan diperluas ke tahap pratinjau privat pada akhir bulan.

Skema biaya

Microsoft juga menjelaskan dua model penagihan. Chat dan aplikasi Office memakai lisensi berlangganan per pengguna dengan biaya tetap. Sementara itu, Cowork, Code, Autopilot, dan model AI terbaru ditagih berdasarkan pemakaian. Untuk membantu perusahaan memantau pengeluaran, Microsoft menambahkan fitur manajemen biaya bernama FinOps for AI.

Microsoft belum mengumumkan jadwal ketersediaan fitur-fitur ini untuk pasar Indonesia secara khusus.

Sumber

Bagikan