# Studi di The Lancet: AI Google AMIE Bantu Dokter Bersiap Sebelum Pasien Datang

> Studi Google dan BIDMC di The Lancet menguji chatbot AMIE pada 98 pasien. Diagnosis bandingnya cocok dengan diagnosis akhir dokter pada 90% kasus.

- Kategori: Teknologi
- Terbit: 19 Oktober 2026
- Penulis: Redaksi Rasio
- URL: https://rasiotech.com/artikel/2026-10-09-studi-the-lancet-amie-ai-google-bantu-dokter-sebelum-konsultasi/

Bisakah kecerdasan buatan menilai kebutuhan pasien dengan aman sebelum mereka bertemu dokter? Sebuah studi yang dipimpin peneliti Google dan Beth Israel Deaconess Medical Center (BIDMC) di Amerika Serikat mencoba menjawabnya. Hasilnya terbit di jurnal medis The Lancet pada 8 Oktober 2026, dan menurut Google ini adalah publikasi pertama perusahaan itu di jurnal utama The Lancet.

## Uji coba di klinik sungguhan

Studi dilakukan di klinik layanan primer rawat jalan BIDMC. Sebanyak 98 pasien berbicara lebih dulu dengan AMIE, *chatbot* AI diagnostik milik Google yang masih berstatus riset, sebelum menjalani kunjungan perawatan mendesak (*urgent care*).

Setiap percakapan dipantau dokter pengawas secara langsung. Tim sudah menetapkan kriteria keselamatan sejak awal, dan menurut Google tidak ada satu pun percakapan yang perlu dihentikan berdasarkan kriteria tersebut.

## Hasil utama

Google merangkum beberapa temuan studi ini:

- Dokter menilai ringkasan buatan AMIE membantu mereka mempersiapkan kunjungan pada 75% kasus.
- Pada lebih dari separuh kasus, ringkasan itu memengaruhi pendekatan perawatan yang dipilih dokter.
- Daftar diagnosis banding (*differential diagnosis*) yang disusun AMIE cocok dengan diagnosis akhir dokter pada 90% kasus.

Dengan kata lain, AMIE tidak menggantikan dokter. Perannya adalah menggali keluhan pasien lebih dulu, lalu menyerahkan ringkasan yang membantu dokter masuk ke ruang periksa dengan informasi lebih lengkap.

## Masih tahap awal

Google menegaskan bahwa uji klinis yang lebih besar masih diperlukan untuk menilai AI yang berinteraksi langsung dengan pasien dalam skala luas. Studi dengan 98 pasien ini disebut sebagai gambaran awal yang menjanjikan, bukan bukti bahwa sistem tersebut siap dipakai secara umum.

Meski begitu, peneliti melihat potensi AI untuk memperkuat hubungan antara pasien dan dokter sekaligus mengurangi beban tenaga kesehatan. AMIE sendiri belum tersedia untuk publik dan masih menjadi proyek riset Google.

## Sumber

- [Google Blog](https://blog.google/innovation-and-ai/technology/health/amie-clinical-study-lancet/)

_Naskah awal disusun dengan bantuan AI dari sumber di atas, lalu diperiksa Redaksi Rasio sebelum terbit._
